Waspada Bahaya Keputihan Pada Wanita

Jurushamil.comBahaya Keputihan Pada Wanita – Bicara masalah keputihan pada wanita memang tidak akan ada habisnya. Tetapi sampai detik ini juga tidak semua wanita tahu apa itu sebenarnya keputihan dan seperti apa bahaya yang bisa ditimbulkan oleh keputihan. Padahal keputihan itu bukanlah penyakit yang bisa dianggap enteng, karena akibat yang ditimbulkan bisa sangat fatal jika kita salah atau lamban dalam mengatasinya. Selain bisa mengakibatkan kemandulan dan hamil diluar kandungan keputihan juga bisa mengakibatkan gejala awal dari tumbuhnya kanker rahim yang mana ini bisa mengakibatkan sampai kematian.

Mungkin dari kita masih bertanya-tanya. Apa itu sebenarnya keputihan ? kemudian, seperti apa ciri-ciri dari keputihan ? Bagaimana cara mengatasi keputihan ? Dan seperti apa Bahaya Keputihan itu sendiri ?

Flour Albus atau biasa dikenal dengan keputihan itu adalah Cairan yang keluar dari vagina secara berlebihan. keputihan juga terdiri dari 2 sifat yaitu fisiologis ( normal ) dan juga patologis ( karena penyakit ). Dan keputihan juga tidak mengenal usia, berapapun usia wanita bisa terkena keputihan.

Bahaya Keputihan pada wanitaKeputihan Fisiologis biasa terjadi pada masa subur wanita, entah itu sebelum ataupun sesudah menstruasi.Dan kadang yang keluar dari vagina itu berupa lendiran yang tidak menimbulkan gatal maupun berbau. Sedangkan keputihan pantologis adalah keputihan yang terjadi dikarenakan infeksi sebagai akibat dari bakteri, jamur atau protozoa yang terdapat pada vagina. Adapun ciri-ciri dari keputihan patologis yaitu tidak berwarna lendir melainkan berwarna kepala susu, hijau kekuning-kuningan, atau bahkan sampai bercampur darah, ini terjadi jika keputihan yang dialami sudah menjadi penyakit. Yang membedakan lagi antara keputihan pentologis dengan fisiologis adalah kalau keputihan pentologis ini dapat menimbulkan rasa gatal pada area miss v dan lendir yang dikeluarkan juga berbau sehingga menimbulkan rasa tidak nyaman.

Sebenarnya banyak hal yang mengakibatkan wanita itu terkena keputihan patologis salaha satunya dikarenakan kuman. Ini disebabkan karena di dalam miss v ( baca : vagina ) sebenarnya bukanlah tempat yang steril. Dan berbagai macam kumanpun tumbuh dan berkembang disitu. Flora normal yang membantu keasaman pH vagina bisa saja terganggu seperti halnya pemakaian antiseptik. Ketidakseimbangan ini mengakibatkan tumbuhnya jamur dan kuman-kuman lain. Padahan fungsi utama dari flora normal ini justru untuk menekan tumbuhan lain itu tidak tumbuh subur. Kalau keasaman di dalam vagina tidak steril atau berubah maka kuman lain akan dengan mudah cepat tumbuh dan ini yang mengakibatkan terjadinya infeksi yang berujung pada keputihan pentologis.

Selain itu, melakukan hubungan intim suami istri juga menjadi faktor mudahnya kuman-kuman masuk ke dalam vagina. Oleh karena itu keputihan juga bisa saja didapatkan dari kuman penyebab penyakit kelamin yang mungkin saja dibawa oleh pasangan kita, jadi sebaiknya jangan gonta ganti pasangan atau lebih baik lagi lakukanlah hubungan intim setelah menikah. Karena bagi wanita yang belum menikah atau melakukan hubungan seksual itu memiliki potensi keputihan patologis yang jauh lebih kecil. Namun bisa saja terjadi keputihan karena faktor penggunaan celana dalam bersama, memakai handuk bersama, kurang menjaga kebersihan di area miss v dan yang terakhir bisa saja dikarenakan cara cebok yang salah.

Dan oleh sebab itu, maka sebaiknya dilakukan pengobatan sejak dini sebelum bahaya keputihan pada wanita sampai ke titik kronis. Karena kalau sudah sampai ketingkat kronis dan berlangsung lama akan jauh lebih susah diatasi. Selain oleh sebab itu keputihan yang dibiarkan secara lama-kelamaan juga dapat merembet ke rongga rahim kemudian ke saluran indung telur dan akan berakhir ke dalam rongga panggul. Jadi tidak jarang lagi wanita yang menderita keputihan kronis hingga bertahun-tahun bisa menjadi mandul bahkan bisa berakibat kematian. Berakibat kematian yang disebabkan oleh keputihan ini dikarenakan terjadi kehamilan di luar kandungan yang berujung pada pendarahan. Selain itu yang harus kita waspadai juga adalah bahwa keputihan merupakan gejala awal dari kanker mulut rahim. Jadi jangan tunggu nanti dan nanti untuk pencegahan serta pengobatan keputihan yang melanda pada diri kita.

Berikut beberapa hal yang perlu diperhatiakan mengenai keputihan :

  1. Cara membilas vagina yang benar adalah dari arah depan ke belakang ke arah anus.
  2. Keputihan normal / fisiologis mempunyai ciri-ciri lendirnya bening dan tidak berasa gatal maupun berbau
  3. Keputihan karena penyakit ( patologis ) mempunyai ciri-ciri warna lendirnya tidaklah bening melainkan berwarna putih seperti kepala susu, bisa juga berwarna kuning kehijauan atau kecoklatan, bahkan isa kemerahan karena adanya campuran darah. Dan keputihan karena penyakit ini disertai dengan rasa gatal dan berbau.

Penyebab Keputihan Patologis (Karena Penyakit):

  1. Infeksi yang di akibatkan oleh bakteri, jamur, atau protozoa
  2. Keganasan kanker leher rahim
  3. Benda asing didalam vagina ( misalnya : kondom yang tertinggal)

Cara mencegah keputihan:

  1. Menjaga kebersihan daerah vagina
  2. Membilas vagina dengan cara yang benar
  3. Jangan suka tukar-tukaran celana dalam menggunakan celana dalam bersama dengan teman wanita lainnya
  4. Jangan menggunakan handuk bersamaan ( suka tukar-tukaran handuk )
  5. Lebih berhati – hati dalam menggunakan sarana toilet umum
  6. Jalani Pola hidup sehat, cukup tidur, olah raga teratur, makan makanan dengan gizi yang seimbang ( baca : Makanan Cepat Hamil )
  7. Hindari gonta ganti pasangan dalam berhubungan
  8. Bagi wanita yang sudah melakukan hubungan suami isteri, setiap tahun harus melakukan papsmear untuk mendeteksi perangai sel-sel yang ada di mulut dan leher rahim

Apa saja Bahaya Keputihan Pada Wanita ?

  • Bahaya Keputihan Pada Wanita
  1. Sakit saat buang air kecil
    Keputihan yang terinfeksi kuman akan mengakibatkan sakit saat kita membuang air kecil.
  2. Gangguan aktivitas seksual
    Adanya lendir yang merupakan cairan lubrikasi wanita yang berlebihan secara langsung akan membuat ketidak nyamanan saat hubungan suami istri yaitu saat penetrasi.
  3. Perkembangan infeksi
    keputihan yang diakibtkan oleh infeksi akan memperburuk keadaan apalagi jika wanita tidak mempunyai daya taan tubuh yang kuat.
  • Bahaya keputihan pada ibu hamil

keputihan fisiologis pada ibu hamil biasanya terjadi hingga akhir menjelang persalinan. Keputihan ini tidak berbahaya karena normal adanya dan adapun ciri-cirinya yaitu tidak berbau dan tidak berasa gatal. Dan pada akhir kehamilan keputihan semakin meningkat karena infeksi jamur makin berat terjadi. Dan jamur yang terinfeksi pada ibu hamil biasanya dikarenakan jamur candida sp. Adapun bahaya keputihan pada ibu hamil yaitu :

  1. Kelahiran prematur
    Keputihan yang ditandai dengan munculnya cairan yang lebih kental, berbau amis dan rasa gatal yang memicu iritasi pada vulva. Keputihan pada ibu hamil jenis ini akan mengakibatan nyeri saat bersenggama. Adapun penyebab keputihan adalah mikroorganisme yaitu candida albicans.Jika dibiarkan tanpa pengobatan akan menyebabkan kelahiran prematur.
  2. Ketuban pecah sebelum waktunya
    Munculnya cairan yang ditandai dengan berwarna kekuningan, berbau amis dan ketika muncul rasa gatal. Keputihan ini disebut vaginosis bakterialis yang menyebabkan ketuban pecah sebelum waktunya.
  3. Berat badan bayi rendah
    Keputihan yang berupa iritasu di area genital dengan timbulnya rasa panas dan gatal. Pada keadaan yang parah akan mengakibatkan nyeri pada daerah vulva dan paha, perineum dan saat senggama. Penyebab keputihan ini adalah protozoa trichmonas vaginalis yang ditularkan melalui hubungan seksual. Berdampak pada ibu hamil yaitu adanya bahaya kelahiran bayi yang beratnya rendah.
  • Bahaya Keputihan Pada Bayi

Siapa bilang bahaya keputihan pada wanita dewasa dan ibu hamil saja. Bayi dan balita juga mengalami keputihan pemicunya adalah hormon dan infeksi. Pemakaian minyak dan bedak yang berlebihan di area kemaluan bayi menyebabkan timbulnya infeksi. Sama seperti keputihan pada wanita jika keputihan bayi tidak berbau dan tidak gatal maka dikategorikan aman. Akan tetapi jika bayi mengeluh kesakitan, kemerahan di vulva, menangis ketika buang air kencing maka waspadai. Segera konsultasikan kepada dokter sehingga pengobatan dilakukan sedini mungkin. Jika tidak diobati akan menyebabkan peradangan ke arah rahim, air tuba dll.

Sumber : Bidanku

Tags: #Bahaya Keputihan #Bahaya Keputihan Pada Bayi #Bahaya Keputihan Pada Ibu Hamil #Bahaya Keputihan Pada Wanita

author
Author: 
    Obat Tradisional Keputihan Pada Wanita
    Obat Tradisional Keputihan Pada Wanita
    Jurushamil.com – Obat Tradisional Keputihan Pada Wanita
    Langkah Mudah Mencegah Keputihan Pada Wanita
    Langkah Mudah Mencegah Keputihan Pada Wanita
    Jurushamil.com – Mencegah keputihan pada wanita memang
    Cara Atasi Keputihan Pada Wanita
    Cara Atasi Keputihan Pada Wanita
    Jurushamil.com – Cara Atasi Keputihan Dengan Mudah
    Apakah Keputihan Tanda Kehamilan
    Apakah Keputihan Tanda Kehamilan
    Keputihan Tanda Kehamilan ? Pernahkah anda mendengar bahwa keputihan
    Must read×

    Top